PALEMBANG – Komitmen menuju energi bersih terus didorong oleh PLN UID S2JB. Melalui program Clean Energy Day yang kembali digelar, perusahaan mengajak seluruh insan PLN untuk beralih menggunakan moda transportasi rendah emisi saat beraktivitas di kantor.
Program yang berlangsung setiap hari Jumat ini menjadi wujud nyata dukungan perusahaan terhadap target penurunan emisi gas rumah kaca secara nasional. Konsepnya sederhana namun berdampak besar, yaitu membiasakan diri menggunakan alat transportasi yang tidak menghasilkan polusi.
Pegawai diberi kebebasan memilih kendaraan sesuai kemampuan, mulai dari kendaraan listrik pribadi, transportasi massal, hingga bersepeda atau berjalan kaki. Data perjalanan ini kemudian direkam melalui aplikasi PLN Click guna mengetahui seberapa besar kontribusi pengurangan karbon yang berhasil dilakukan.
Wahyudi, salah satu pegawai yang sudah merasakan manfaatnya, membagikan pengalamannya menggunakan skuter listrik. Menurutnya, selika ramah lingkungan, aspek ekonomi juga sangat terasa.
"Untuk jarak 16 kilometer, biaya listriknya sangat murah, hanya sekitar Rp143. Waktu tempuhnya juga bersaing, bahkan saat macet pun tidak terlalu memakan waktu lama. Jadi ini solusi yang pas, hemat biaya tapi tetap menjaga lingkungan," jelasnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menyampaikan bahwa gerakan ini bertujuan menciptakan efek domino yang positif. Ia berharap kesadaran ini tidak hanya ada di lingkungan kantor, tapi juga bisa ditularkan ke masyarakat umum.
"Transisi energi bukan hanya tugas perusahaan, tapi juga perubahan pola pikir dan kebiasaan. Dengan Clean Energy Day, kami ingin menunjukkan bahwa gaya hidup rendah karbon itu bisa dilakukan dan menyenangkan," ujar Diksi.
Ke depannya, kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kontribusi nyata PLN dalam pelestarian alam dan mendukung target Net Zero Emission.
*(Hervi)



0 Komentar