BENGKULU – Menjaga stabilitas pasokan listrik menjadi fokus utama PLN UID S2JB. Melalui ULP Teluk Segara, perusahaan melakukan pemasangan perangkat pelindung jaringan listrik di wilayah Kelurahan Kandang Limun. Langkah ini diambil guna menekan angka gangguan yang kerap terjadi akibat adanya aktivitas satwa liar di sekitar jalur distribusi.

Berdasarkan pengamatan lapangan, gangguan sering terjadi akibat tupai yang bersentuhan dengan peralatan tegangan. Oleh karena itu, pemasangan jaring pengaman dinilai sangat krusial untuk memutus rantai risiko tersebut demi kelancaran aliran listrik bagi warga.

Dalam pelaksanaannya, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tetap menjadi prioritas utama. Seluruh personel yang bertugas wajib mengikuti pengarahan teknis dan keselamatan sebelum turun tangan, serta mematuhi seluruh prosedur standar yang ada.

“Kami berupaya semaksimal mungkin menjaga kualitas layanan. Pemasangan pengaman ini adalah bentuk nyata tanggung jawab kami agar pelanggan tidak mengalami pemadaman yang tidak diinginkan,” jelas Febri Doni, Manager ULP Teluk Segara.

Dukungan penuh juga diberikan oleh jajaran manajemen di atasnya. Manager UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menyebutkan bahwa upaya preventif seperti ini harus dilakukan secara konsisten demi mendukung stabilitas sistem kelistrikan secara luas.

General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, pun menegaskan bahwa PLN terus bertransformasi dan memperkuat strategi pencegahan dini. Perlindungan terhadap jaringan dari berbagai potensi gangguan, termasuk faktor alam dan satwa, menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik.

Dengan adanya perbaikan dan pengamanan ini, diharapkan aktivitas masyarakat di Bengkulu dapat berjalan lebih lancar, aman, dan produktif tanpa kendala gangguan listrik.

 

*(Hervi)