Ogan Ilir – PT PLN (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor industri dengan menyalurkan listrik berkapasitas besar ke PT Sumatera Prima Fibreboard (SPF). Melalui penandatanganan kontrak jual beli tenaga listrik, PLN siap menyuplai daya sebesar 18,7 MVA untuk fasilitas manufaktur yang berlokasi di Ogan Ilir ini.
Kesepakatan ditandatangani oleh Manager PLN UP3 Ogan Ilir, RA Hamdatul Rovikoh, dan Direktur Corporate Planning & Logistic PT SPF, Steven Widjaja. Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara penyedia energi dan pelaku usaha dalam mendorong hilirisasi industri berbasis sumber daya alam lokal.
Diksi Erfani Umar, General Manager PLN UID S2JB, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan di Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu saat ini sangat kuat dan siap menampung kebutuhan industri baru. Dengan daya mampu pasok mencapai 4.977 MW, masih terdapat ruang yang sangat luas untuk ekspansi bisnis.
"Cadangan daya yang tersedia cukup besar, mencapai 2.136 MW. Ini adalah jaminan kestabilan bagi para investor. Kami mendorong industri untuk menggunakan listrik PLN agar operasional menjadi lebih stabil dan produktif," jelas Diksi.
Untuk memenuhi kebutuhan PT SPF, PLN akan melakukan pembangunan saluran transmisi dan distribusi baru sepanjang 6 km dari Gardu Induk Simpang Tiga. Pembangunan infrastruktur vital ini direncanakan selesai pada akhir tahun 2026.
Pihak PT SPF menyambut baik kerja sama ini. Steven Widjaja menyatakan bahwa kehadiran listrik yang andal dari PLN memberikan kepastian investasi bagi perusahaan yang bergerak di bidang produksi papan serat atau MDF tersebut.
Proyek ini dinilai positif karena akan menyerap tenaga kerja lokal serta meningkatkan nilai tambah produk kayu daerah, sejalan dengan program pemerintah untuk mengembangkan industri hilir yang berdaya saing tinggi.
*(Hervi)


0 Komentar