MUARA ENIM, 25 Juli 2026 – Perdebatan terkait penggunaan anggaran di Kecamatan Semende Darat Tengah semakin memanas. Setelah mendapatkan tanggapan singkat dari Camat, kini sejumlah pesan pertanyaan resmi serta tanggapan yang disampaikan melalui jalur komunikasi tertulis via WhatsApp justru dihapus oleh camat Semende darat tengah dan tidak dapat lagi diakses.
Sebelumnya, Media Praduga Indonesia News telah menyampaikan pertanyaan rinci terkait realisasi anggaran senilai Rp 611.850.000,- yang terealisasi pada tanggal 11 April 2026. Anggaran tersebut sempat dijelaskan oleh Camat sebagai biaya konsumsi untuk kegiatan Musyawarah Tingkat Kecamatan (MTQ) ke-42, persiapan lomba, serta rapat panitia.
Namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya menjawab keraguan publik mengenai kewajaran nilainya. Angka ratusan juta rupiah untuk konsumsi saja dinilai jauh melampaui standar kebutuhan kegiatan serupa di wilayah lain. Belum lagi belum ada rincian harga satuan, jumlah peserta, serta bukti fisik yang dapat diperlihatkan secara langsung.
Kini, tindakan penghapusan pesan percakapan resmi ini justru memperkuat dugaan adanya hal yang ingin ditutupi. Sikap ini menimbulkan kesan bahwa pihak Kecamatan enggan menjawab pertanyaan lebih lanjut dan seolah menghindari transparansi.
"Kami mencatat setiap tanggapan yang disampaikan, namun tindakan menghapus pesan resmi ini justru mempertegas kecurigaan kami. Jika penggunaan anggaran sudah benar dan sesuai aturan, seharusnya tidak ada hal yang perlu disembunyikan atau dihapus," tegas perwakilan Praduga Indonesia News.
Perlu diketahui pula bahwa alasan belum menerima surat fisik yang disampaikan sebelumnya tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak menjawab pertanyaan yang sudah disampaikan secara tertulis dan telah diterima dengan jelas.
Meskipun ada upaya penghapusan jejak komunikasi, seluruh data, bukti dokumen pengadaan, serta tanggapan yang sempat disampaikan sebelumnya sudah tersimpan rapi. Jika sampai batas waktu yang ditentukan belum ada penjelasan rinci dan bukti fisik yang memuaskan, maka rencana pelaporan resmi ke Kejaksaan Negeri Muara Enim tetap akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
*(Arians/tim)

0 Komentar