Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad code

PLN Dukung Penuh PSEL Bali, Solusi Tuntas Atas Persoalan Sampah dan Energi


 DENPASAR SELATAN, 9 Juli 2026 – Solusi inovatif mengatasi dua persoalan sekaligus, yaitu pengelolaan sampah dan kebutuhan energi, mulai diterapkan di Pulau Bali. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PSEL secara resmi dimulai, dengan dukungan penuh dari PT PLN (Persero) dan sejumlah pemangku kepentingan strategis.

Pencapaian ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PLN, PT Daya Energi Bersih Nusantara, dan PT Weiming Nusantara Bali New Energy. Kesepakatan ini menjadi dasar operasional agar fasilitas tersebut dapat berfungsi secara optimal setelah selesai dibangun.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut kehadiran PSEL sebagai jawaban atas tantangan pengelolaan sampah yang selama ini membutuhkan penanganan serius. Adanya aturan baru yang lebih sederhana dan jelas menjadi pendorong utama agar proyek ini bisa segera diwujudkan.

“Dengan dukungan regulasi yang lebih baik dan kerja sama yang terjalin, kami yakin pengolahan sampah bisa berubah menjadi aset berharga. Ini bukan hanya mengurangi tumpukan limbah, tetapi juga menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Rosan Perkasa Roeslani dari Danantara Indonesia menyampaikan bahwa pembangunan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah menyelesaikan masalah lingkungan secara menyeluruh. Setiap tahap pembangunan dilakukan dengan teknologi terkini dan pengawasan ketat agar tetap ramah lingkungan.

“Kami melaksanakan perintah Presiden untuk menangani sampah dengan cara yang lebih cerdas dan bermanfaat. Semua proses dirancang agar aman, efisien, dan memberikan dampak positif jangka panjang,” ujarnya.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengapresiasi kehadiran fasilitas ini. Menurutnya, menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan adalah syarat mutlak agar pariwisata di Bali terus berkembang dan diminati wisatawan.

“Proyek ini sangat pas untuk kebutuhan Bali. Lingkungan yang terjaga akan membuat hidup masyarakat lebih sehat sekaligus membuat daerah ini tetap menarik untuk dikunjungi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan pihaknya menjadi mitra strategis. PLN akan memastikan pasokan listrik dari PSEL bisa disalurkan dengan baik ke seluruh jaringan agar dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Ini adalah bentuk transformasi nyata. Sampah yang dulunya menjadi beban, kini berubah menjadi sumber energi yang berkelanjutan. PLN siap mendukung penuh agar program ini sukses dan bermanfaat bagi banyak pihak,” ungkap Darmawan.

Setelah selesai dibangun, PSEL Bali diperkirakan mampu mengolah lebih dari 1.200 ton sampah setiap harinya dan menghasilkan listrik sebesar 30 megawatt. Sebagai bagian dari rencana nasional, proyek ini menjadi tonggak awal penerapan konsep serupa di berbagai wilayah untuk mendukung ketersediaan energi bersih dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Posting Komentar

0 Komentar