JAKARTA, 8 Juli 2026 – PT PLN (Persero) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi memperkuat kerja sama lintas sektor sebagai langkah nyata untuk mendorong kemajuan industri kelautan dan perikanan sekaligus memastikan ketersediaan energi listrik yang andal bagi pembangunan nasional. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang mencakup penyediaan tenaga listrik serta berbagai aspek kolaborasi strategis di bidang kelautan dan perikanan.
Penandatanganan dokumen kerja sama dilakukan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. Acara tersebut berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026, di lingkungan Kantor Pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional yang diikuti seluruh jajaran di lingkungan KKP.
Dalam sambutannya, Menteri Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa pengembangan sektor kelautan dan perikanan tidak dapat berjalan optimal hanya dengan dukungan satu kementerian saja, melainkan memerlukan keterpaduan dengan berbagai pihak, termasuk penyedia layanan energi. Ia menilai kerja sama dengan PLN menjadi fondasi penting agar setiap program yang dirancang dapat dijalankan hingga ke tingkat pelaksanaan di lapangan.
“Kami sangat berharap hubungan kerja sama ini tidak hanya berhenti pada kesepakatan di atas kertas, tetapi terus diawasi dan didorong agar mencapai tahap penerapan nyata. Dengan adanya dukungan energi yang memadai, kita dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat ketahanan pangan nasional, membuka lebih banyak kesempatan kerja, dan akhirnya meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya mereka yang bermata pencaharian di sektor kelautan dan perikanan,” tegasnya.
Menyambut baik langkah tersebut, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan penuh perusahaan untuk mendukung setiap kebutuhan kelistrikan bagi kemajuan sektor strategis ini. Menurutnya, pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan merupakan syarat utama agar seluruh aktivitas usaha, pengolahan hasil tangkapan, serta pengembangan fasilitas penunjang dapat berjalan sesuai harapan.
“PLN menempatkan diri sebagai mitra strategis yang siap mendukung seluruh kebutuhan infrastruktur kelistrikan di kawasan pesisir, tempat pelelangan ikan, unit pengolahan, hingga lokasi budi daya laut dan darat. Kami pastikan pasokan listrik yang disediakan memenuhi standar keandalan sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas secara maksimal,” ujar Darmawan.
Lingkup kerja sama yang disepakati meliputi penyediaan tenaga listrik bagi seluruh sarana dan prasarana pendukung sektor kelautan dan perikanan, keselarasan perencanaan pembangunan jaringan listrik dengan tata ruang wilayah laut, pertukaran data dan informasi yang saling menguntungkan, pengembangan kompetensi sumber daya manusia kedua lembaga, serta berbagai bentuk kerja sama lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
“Kami meyakini bahwa energi listrik yang andal menjadi dasar bagi setiap kemajuan usaha di sektor ini. Melalui kerja sama yang terjalin bersama KKP, manfaatnya akan terasa langsung oleh pelaku usaha dan warga di kawasan pesisir, sekaligus memperkuat dua pilar utama negara, yaitu ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional,” tutup Darmawan.
Dengan semangat kolaborasi yang terbangun, PLN dan KKP optimis kerja sama ini akan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan. Sinergi ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir serta keberlanjutan pengelolaan sumber daya kelautan Indonesia..
*(Hervi)

0 Komentar